Peluang untuk melepaskan tendangan ke arah gawang baru tercipta di menit ke-16. Peluang tersebut diperoleh Madrid ketika Ronaldo melepaskan tendangan keras dengan kaki kirinya usai melakukan umpan satu dua dengan Higuain namun masih belum menemui sasaran.
Dua menit kemudian, Madrid kembali memiliki peluang untuk merobek jala Sporting Gijon. Umpan silang Marcelo kepada Di Maria gagal berbuah gol karena tendangan voli pemain Argentina itu masih mampu ditepis oleh kiper Sporting Gijon, Juan Pablo.
Madrid mampu mencetak gol di menit ke-34. Aksi individu Angel Di Maria menusuk kedalam kotak penalti Gijon diakhiri dengan tendangan ke tiang dekat gawang Gijon.
Dua menit kemudian, Gijon mencoba untuk membalas. Tendangan Trejo dari luar kotak penalti masih mampu ditepis oleh Casillas.
Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Madrid tak mengendurkan serangannya di babak kedua. Menit ke-53, mereka sudah mengancam gawang Gijon melalui tendangan bebas Ronaldo. Namun, tendangan pemain Portugal itu masih mengenai kaki kiper Gijon.
Madrid bisa mencetak gol kedua di menit ke-65. Umpan terobosan Di Maria berhasil dikejar Ronaldo yang lolos dari jebakan offside dan dengan mudah menaklukkan Juan Pablo.
Lima menit berselang, Juan Pablo berhasil menggagalkan peluang emas Higuain untuk membobol gawangnya.
Gijon mengancam di menit ke-72 melalui Barral. Namun sepakannya masih mampu dipotong oleh Pepe.
Madrid menutup laga dengan gol ketiga yang dicetak oleh Marcelo di penghujung laga. Skor 3-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Susunan pemain:
Sporting Gijon: Juan Pablo; Suarez, Gregory, Botia, Canella; Eguren, Cases; Trejo (Nacho Novo 73'), Castro (Sangoy 67'), de las Cuevas; Barral (Bilic 79').
Real Madrid: Casillas; Diarra, Pepe, Ramos, Marcelo; Coentrao, Khedira; Di Maria (Albiol 74'), Ozil, Ronaldo; Higuain (Benzema 75').
Sabtu, 03 Desember 2011
Rabu, 23 November 2011
Hasil pertandingan Real Madrid Vs Dinamo Zagreb
Hasil Real Madrid vs Dinamo Zagreb - Walau sudah memastikan lolos ke babak 16 besar Liga Champions, Real Madrid ternyata belum cukup puas. Saat menjamu tim terlemah di Grup D, Dinamo Zagreb, Madrid berpesta dengan skor 6-2.
Bertanding di Santiago Bernabeu, Rabu, 23 November 2011, dinihari WIB, Madrid membuka pesta golnya melalui Karim Benzema saat laga baru berjalan 83 detik. Memanfaatkan umpan matang Mesut Oezil, Benzema berhasil mencetak gol pertama di laga ini, sekaligus gol tercepat Madrid di ajang Liga Champions.
Empat menit kemudian, giliran Benzema yang membuat assist. Merasa tak memiliki ruang tembak di kotak penalti Dinamo, dia memberikan bola kepada Jose Callejon yang langsung melepaskan tendangan keras tanpa mampu dihalau kiper Ivan Kelava.
Belum berhenti sampai di situ, kali ini Gonzalo Higuain yang mencetak gol. Mendapat umpan dari Lassana Diara, Higuain melewati bek lawan, kemudian melesakkan bola ke gawang Dinamo dari sudut sempit.
Sempat jeda sebelas menit, Madrid akhirnya mencetak gol keempat ke gawang Kelava. Oezil tak mau ketinggalan ikut mencatatkan namanya di papan skor setelah sepakan kaki kanannya gagal dibendung Kelava. Skor 4-0 sekaligus mengakhiri babak pertama.
Memasuki babak kedua, Madrid masih belum mengendurkan tekanan. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan skuad asuhan Jose Mourinho ini ke gawang Zagreb.
Paruh kedua baru berjalan empat menit, Callejon mampu menciptakan brace sekaligus membawa Madrid unggul 5-0. Dan, pada menit ke-66 giliran Benzema yang turut mencetak dua gol mengikuti jejak Callejon.
Meski sudah tertinggal cukup jauh, Dinamo ternyata belum menyerah. Madrid yang mulai mengendurkan tekanan justru memberi ruang bagi tamunya untuk mengembangkan permainan.
Pada menit ke-81, Dinamo berhasil mencatatkan noda pertama bagi Madrid pada musim ini. Adalah Fatos Begiraj yang mencetak gol pertama ke gawang Madrid dari lima laga di Liga Champions musim ini.
Skor akhir pun berubah menjadi 6-2 setelah Dinamo mampu mencetak gol kedua pad apengujung laga melalui Ivan Tomecak. Berkat kemenangan itu, Madrid mempertahankan kesempurnaan mereka; meraih lima kemenangan dari lima pertandingan. Madrid mengoleksi 15 poin dan memimpin Grup D, sementara Zagreb berada di dasar klasemen dengan nilai 0.
Bertanding di Santiago Bernabeu, Rabu, 23 November 2011, dinihari WIB, Madrid membuka pesta golnya melalui Karim Benzema saat laga baru berjalan 83 detik. Memanfaatkan umpan matang Mesut Oezil, Benzema berhasil mencetak gol pertama di laga ini, sekaligus gol tercepat Madrid di ajang Liga Champions.
Empat menit kemudian, giliran Benzema yang membuat assist. Merasa tak memiliki ruang tembak di kotak penalti Dinamo, dia memberikan bola kepada Jose Callejon yang langsung melepaskan tendangan keras tanpa mampu dihalau kiper Ivan Kelava.
Belum berhenti sampai di situ, kali ini Gonzalo Higuain yang mencetak gol. Mendapat umpan dari Lassana Diara, Higuain melewati bek lawan, kemudian melesakkan bola ke gawang Dinamo dari sudut sempit.
Sempat jeda sebelas menit, Madrid akhirnya mencetak gol keempat ke gawang Kelava. Oezil tak mau ketinggalan ikut mencatatkan namanya di papan skor setelah sepakan kaki kanannya gagal dibendung Kelava. Skor 4-0 sekaligus mengakhiri babak pertama.
Memasuki babak kedua, Madrid masih belum mengendurkan tekanan. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan skuad asuhan Jose Mourinho ini ke gawang Zagreb.
Paruh kedua baru berjalan empat menit, Callejon mampu menciptakan brace sekaligus membawa Madrid unggul 5-0. Dan, pada menit ke-66 giliran Benzema yang turut mencetak dua gol mengikuti jejak Callejon.
Meski sudah tertinggal cukup jauh, Dinamo ternyata belum menyerah. Madrid yang mulai mengendurkan tekanan justru memberi ruang bagi tamunya untuk mengembangkan permainan.
Pada menit ke-81, Dinamo berhasil mencatatkan noda pertama bagi Madrid pada musim ini. Adalah Fatos Begiraj yang mencetak gol pertama ke gawang Madrid dari lima laga di Liga Champions musim ini.
Skor akhir pun berubah menjadi 6-2 setelah Dinamo mampu mencetak gol kedua pad apengujung laga melalui Ivan Tomecak. Berkat kemenangan itu, Madrid mempertahankan kesempurnaan mereka; meraih lima kemenangan dari lima pertandingan. Madrid mengoleksi 15 poin dan memimpin Grup D, sementara Zagreb berada di dasar klasemen dengan nilai 0.
Langganan:
Postingan (Atom)